Lewati ke konten utama

Sejarah

Perjalanan unit sejak berdirinya hingga hari ini.

Daftar Tes

Sejarah UPT Pengembangan Bahasa tidak terlepas dari perkembangan kelembagaan IAIN Langsa. Cikal bakal institusi ini berawal dari Institut Agama Islam (IAI) Zawiyah Cot Kala Langsa yang didirikan pada tahun 1980 sebagai salah satu perguruan tinggi Islam di Aceh. Seiring dengan perkembangan kelembagaan, IAI Zawiyah Cot Kala Langsa bertransformasi menjadi Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Zawiyah Cot Kala Langsa pada tahun 2006. Selanjutnya, pada tahun 2014, STAIN Zawiyah Cot Kala Langsa resmi berubah status menjadi Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Langsa.

Perubahan status kelembagaan tersebut mendorong peningkatan mutu pendidikan, penguatan layanan akademik, serta pengembangan kompetensi mahasiswa, termasuk melalui keberadaan UPT Pengembangan Bahasa sebagai unit pendukung pengembangan kemampuan kebahasaan di lingkungan institusi.

Bahasa sebagai kompetensi inti

Dalam proses penyelenggaraan pendidikan sejak awal berdirinya, STAI Zawiyah Cot Kala Langsa menempatkan penguasaan bahasa sebagai salah satu kompetensi penting yang harus dimiliki mahasiswa. Bahasa Arab dikembangkan sebagai bahasa utama dalam memahami sumber-sumber kajian keislaman, sedangkan bahasa Inggris dipersiapkan sebagai bahasa internasional yang mendukung pengembangan wawasan akademik, penelitian, dan komunikasi global. Oleh karena itu, pembinaan kemampuan berbahasa menjadi bagian integral dari upaya peningkatan kualitas akademik mahasiswa.

Pada tahun 2004, dengan status STAI, Zawiyah Cot Kala Langsa untuk pertama kalinya menyelenggarakan kegiatan perkuliahan di kampus baru yang berlokasi di Gampong Meurandeh, Kecamatan Langsa Lama, Kota Langsa, Provinsi Aceh. Perpindahan ke kampus baru tersebut menjadi momentum penting dalam pengembangan sarana dan prasarana serta penguatan berbagai unit pendukung akademik di lingkungan kampus.

Dari Lembaga Pengembangan Bahasa ke UPT

Sejalan dengan perkembangan tersebut, sejak tahun 2004 UPT Pengembangan Bahasa yang sebelumnya dinamakan “Lembaga Pengembangan Bahasa” mulai aktif menyelenggarakan program pendalaman bahasa Arab dan bahasa Inggris bagi mahasiswa. Kehadiran Lembaga Pengembangan Bahasa ini menjadi wujud komitmen institusi dalam meningkatkan kompetensi kebahasaan sebagai bekal akademik dan profesional lulusan.

Kepemimpinan lembaga mengalami beberapa kali pergantian seiring dengan perkembangan kelembagaan:

  • 2005–2007 — Drs. Abdurrahman Yusuf, M.A., yang merintis dan mengembangkan berbagai program pembinaan bahasa di STAI Zawiyah Cot Kala Langsa.
  • 2008–2009 — Dr. Zulfikar, M.A.
  • 2010–2012 — Budi Juliandi, M.A.
  • 2013–2015 — Dr. Sulaiman Ismail, M.A., sejalan dengan perubahan nomenklatur menjadi Lembaga Pusat Pengembangan Bahasa (LP2B).
  • 2015–2017 — Mhd. Rasid Ritonga, M.A.
  • 2018–sekarang — Cut Intan Meutia, M.A.

Memasuki periode 2014–2015, seiring dengan perubahan status kelembagaan dari Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) menjadi Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Langsa, Lembaga Pusat Pengembangan Bahasa (LP2B) bertransformasi menjadi Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pengembangan Bahasa. Perubahan nomenklatur ini merupakan bagian dari penyesuaian struktur organisasi institusi untuk mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi perguruan tinggi yang semakin kompleks.

Transformasi kelembagaan tersebut semakin memperkuat peran UPT Pengembangan Bahasa dalam mendukung pelaksanaan tridarma perguruan tinggi, khususnya melalui peningkatan kompetensi bahasa asing bagi sivitas akademika, penyelenggaraan pelatihan dan pengujian kemampuan berbahasa, serta pengembangan berbagai program kebahasaan.

Lahirnya jurnal JL3T

Seiring dengan meningkatnya kebutuhan akan publikasi ilmiah di bidang kebahasaan, pimpinan dan tim UPT Pengembangan Bahasa menggagas penerbitan jurnal ilmiah sebagai wadah diseminasi hasil penelitian dan kajian akademik. Gagasan tersebut kemudian diwujudkan melalui penerbitan Journal of Linguistics, Literature and Language Teaching (JL3T). Kehadiran jurnal ini diharapkan dapat menjadi media publikasi ilmiah bagi dosen, peneliti, dan mahasiswa, sekaligus memperkuat budaya akademik serta mendukung pengembangan keilmuan bidang bahasa, linguistik, sastra, dan pengajaran bahasa di Institut Agama Islam Negeri Langsa maupun pada tingkat yang lebih luas.

Peningkatan jumlah program studi, kerja sama internasional, serta persyaratan kemampuan bahasa bagi mahasiswa dan dosen menjadi faktor yang mendorong dibentuknya UPT Pengembangan Bahasa sebagai unit pelaksana teknis. Melalui berbagai program yang diselenggarakan, UPT Pengembangan Bahasa berperan sebagai unsur penunjang akademik yang mendukung peningkatan kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat di lingkungan Institut Agama Islam Negeri Langsa.

Sejak tahun 2018 hingga saat ini, UPT Pengembangan Bahasa dipimpin oleh Cut Intan Meutia, M.A. Kepemimpinan tersebut mencerminkan kesinambungan tata kelola organisasi serta komitmen lembaga dalam meningkatkan kualitas layanan dan pengembangan kompetensi kebahasaan di lingkungan institusi.

Program yang menjadi identitas lembaga

Sebagai bagian dari upaya mewujudkan visi dan misi, UPT Pengembangan Bahasa secara konsisten menyelenggarakan sejumlah program unggulan yang telah menjadi identitas (ikon) lembaga:

  • Penerbitan Journal of Linguistics, Literature and Language Teaching (JL3T) sebagai wadah diseminasi hasil penelitian di bidang bahasa, sastra, dan pengajaran bahasa.
  • Penyelenggaraan tes Test of English as a Foreign Language (TOEFL) dan Test of Arabic as a Foreign Language (TOAFL) sebagai layanan pengukuran kompetensi bahasa Inggris dan bahasa Arab.
  • Layanan penerjemahan naskah dan artikel ilmiah dari bahasa Indonesia ke bahasa Inggris maupun sebaliknya.

Keberlanjutan program-program tersebut menunjukkan komitmen UPT Pengembangan Bahasa dalam mendukung peningkatan kualitas akademik, publikasi ilmiah, serta internasionalisasi institusi melalui penyediaan layanan kebahasaan yang profesional dan berstandar mutu.